Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jajanan Murah Khas Cirebon
#1
Kunjungi Cirebon Yuk! Jika kamu berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati Cirebon, sempakantlah singgah ke warung yang berjejer di sekitaran Jl. GunungJati. Di sana kamu bakal menjumpai camilan yang terbuat dari kerak nasi. Tersebut type camilan bernama intip.

Kata intip yang bermakna keraknasi liwet di ambil dari bhs Jawa Cirebon. Jajanan ini banyak didapati di sekitaran Wisata Religi Komplek Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.


Ade Marzuki, seseorang produsen intip warga Desa Jamerta Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon menyampaikan, camilan ini adalah camilan yang mempunyai aroma serta rasa-rasanya yang khas.

kami baru menghasilkan dua rasa yaitu rasa manis serta asin gurih, ” kata pria yang akrab di panggil Bang Jack ini. Berbarengan istrinya, Sri Harsini, ia mulai menghasilkan intip mulai sejak 2010. Bahan baku intip dibeli dari pengepul atau tetangga sekitaran dengan harga Rp. 11 ribu/kg.

Terkecuali menghasilkan, Ade serta jual segera ke customer dengan buka warung camilan serta camilan khas Cirebon yang lain. “Intip ini sesungguhnya camilan khas GunungJati. Sedang daerah lain yang jual intip beberapa besar beli dari produsen di sekitaran Gunung Jati serta Astana, ” katanya.

Ia menerangkan, sistem produksi intip yang telah kering digoreng sampai warnanya menguning. “Sebaiknya pembakarannya memakai kayu supaya tingkat kematangannya lebih rata. ”Setelah masak serta sebelumnya ditiriskan terlebih dulu diolesi air bumbu sesuai sama pilihan, manis atau asin gurih.

Bumbunya terbagi dalam gula pasir, santan serta rempah-rempah. “Perpaduan rasa intip dengan bumbu rempahnya yang menempel bikin intip jadi lebih gurih serta renyah, ” tuturnya sembari membungkus intip yang siap di jual.

Harga intip ini bergantung rasa. “Intip manis di jual Rp. 30 ribu per kilo sedang intip asin gurih di jual Rp. 35 ribu per kilo. ”Konsumen camilan renyah gurih ini beberapa besar yaitu peziarah Makam Sunan Gunung Jati sebagai oleh-oleh khas Cirebon untuk dibawa ke daerah asal.

Menurut dia, beberapa besar masalah pengrajin inti padalah permasalahan permodalan. Ade mengharapkan ada ayah angkat untuk pengrajin supaya produksi intip selalu bertambah.

Target Ade kedepan dalam meningkatkan pemasaran yaitu penjualan intip di supermarket. “Saya mengharapkan pemasaran intip bukan sekedar untuk peziarah namun bisa di jual di supermarket dengan paket yang baik, ” harapnya.

sumber : jajanan khas cirebon
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)